Kebingungan & kenyamanan untuk tetap berada di kondisi sebelum krisis mengakibatkan sebagian pebisnis takut untuk berubah.
#Coaching_note

https://www.theverge.com/

Dengan Pandemi Corona ini mungkin Anda bertanya akan hal berikut ; Bagaimana jika perilaku konsumen Anda berubah? Konsumen akan berdiam diri dirumah, menghentikan pembelian barang sekunder dan tersier, mereka fokus menjaga kebutuhan primer.

Konsumen akan makin banyak waktu luang ketika mengkarantina diri dan keluarga. Bagaimana program customer relationship yang efektif dilakukan ?

Bagaimana cara menyesuaikan value bisnis dengan situasi saat ini? Pelanggan perlu value produk dan layanan yang membantu mereka bagaimana agar bisa survive di fase ini (Risk Reduction). Atau yang parahnya bagaimana jika terjadi lockdown di suatu kota? Karena ketika terjadi lockdown di suatu kota, sudah bisa dipastikan offline traffic akan drop 99%. Toko, resto, warung, café dan ritel lainnya pun akan diminta tutup. Hal ini juga perlu disiapkan sekarang. Anda perlu segera memperkenalkan channel-channel alternatif jika sampai toko dipaksa tutup oleh pemerintah.

Jika perusahaan Anda menerapkan kebijakan WFH (work form Home) bagaimana Anda mengelola internal proses bisnis dan berkordinasi dengan karyawan dikarenakan diharuskan untuk bekerja dirumah? Lalu bagaimana Anda mengatur strategi keuangan Bisnis Anda ditengah krisis? Apa yang harus Anda lakukan dalam bisnis di tengah fase krisis ini?

PERHATIAN BAGI PARA PEMILIK MAUPUN PEMIMPIN BISNIS!! apapun jawaban Anda, pilihan akhir berada ditangan Anda. Anda bisa memilih respon “Wait and see” atau “Work and See” sehingga Anda mau belajar lebih dalam lagi tentang bisnis Anda baik itu resiko maupun potensinya.

Jika bisa diambil positif nya krisis kali ini menjadi penting untuk memberikan informasi kelemahan dalam bisnis Anda.Krisis juga membentuk STRONG WHY bahkan GRAND WHY, untuk Anda sebagai leader bukan memilih “Wait at Home dan “wait n see” tapi Anda harus benar benar “Work form Home” dan “work n see” agar bisnis bisa survive bahkan bisa tumbuh sukses luar biasa ketika badai berlalu. Jadilah pelaku yang mampu riding the wave. Jadilah pemenang jadilah pemimpin yang cepat ambil keputusan untuk bertindak. Ayo Anda benar-benar harus Work from Home ya, buat suatu keputusan untuk tindakan preventif namun tetap fokuslah ke visi Anda dan buktikan kali ini Anda berkomitmen untuk mampu mencapainya.

Jika bisnis Anda terkena dampak Covid, Anda harus segera melakukan keputusan yang tepat yaitu melakukan recovery pada bisnis Anda secara menyeluruh bahkan melakukan inovasi model bisnis agar bisa survive dan bisa melejit kembali ketika badai usai.

Ya, krisis diibaratkan seperti badai yang sedang datang. Jika terjadi badai, kita tidak bisa menenangkan badai-nya melainkan harus dapat menenangkan diri kita. Saat ini tidak semua bisnis terkena badai, namun bagi bisnis yang terkena dampak Covid 19 ini berarti Anda punya aset waktu untuk berpikir tenang dan belajar. Karena pada masa ini, penting sekali untuk tetap optimis mengambil keputusan untuk segera memperbaiki bisnis. Ingat hikmah dari krisis adalah memberi informasi kelemahan bisnis Anda yang harus di improve agar bisa lari kencang setelah badai berlalu.

Menurut saya ada yang lebih menyeramkan setelah krisis darurat kesehatan dengan adanya Covid 19 yaitu krisis ekonomi. Untuk mampu melewati krisis ekonomi salah satunya bisa diimbangi dengan bagaimana agar putaran ekonomi selalu dapat berputar. Walaupun dalam kondisi saat ini, untuk masing-masing pribadi diharapkan agar tetap produktif. Yang jualan tetap harus selling biar gak pusing 7 keliling, tapi bagi yang mau giving kepada pelanggan setianya silahkan, indahnya jika bisa saling membantu. Utamakan untuk melakukan jual beli via online, namun kalau memang harus keluar stay safe ya ingat selalu berhati-hati, terapkan social distancing dan pakai masker yang aman serta ikuti protokol dari pemerintah.

Dan sebaiknya jangan jadikan masalah mengkondisikan pikiran & perasaan. Sebagai pemimpin bisnis, tetaplah berpikir dan berperasaan tenang untuk merespon masalah bukan KONDISI namun SITUASI. Situasi dapat dikondisikan dengan efektif untuk bisnis Anda tetap bisa berjalan, karyawan tetap bisa produktif walaupun sebagian harus remote, sebagian lagi harus ke kantor. Yang tidak kalah penting dari situasi ini, bagaimana agar pelanggan tetap bisa dapatkan Value dari perusahaan Anda.

Salah satu pebisnis bilang ke saya bahwa situasi slow down saat ini adalah momen yang tepat untuk belajar dan bertumbuh. Perhatikan gambar fase belajar di bawah ini, sebagai pemilik maupun pemimpin di bisnis, fase pembelajaran ini harus terus dilakukan. Anda juga harus memastikan tim juga dapat selalu mengevaluasi hal apa saja yang sudah mereka pelajari dalam setiap diskusi, pertemuan, dan juga tugas-tugas yang mereka selesaikan, apalagi kalau harus kerja dirumah alias WFH (Worm from Home).

Dengan terus belajar Anda akan terlatih dalam menganalisa, mensintesa, dan mengevaluasi situasi yang dengan istilah lain orang menyebutnya sebuah MASALAH.

Lalu bagaimana mengimplementasikan semua hal yang sudah rapi tersebut tumbuh secara konsisten walaupun karyawan sebagian harus bekerja remote ?

Mau tidak mau Anda yang harus mengambil tanggung jawab pribadi dan lakukan kordinasi serta Evaluasi secara berkala. Anda bisa lakukan :

  1. Tetapkan jam berapa Anda mendapatkan to do list dari tim dan  jam berapa pula Anda mendapatkan report hasil aktifitas pekerjaan yang dilakukan setiap hari, To do list yang sifatnya rutin bisa dilakukan di group WA namun untuk pekerjaan bersifat project activity bisa dilakukan di aplikasi seperti Trello atau lainnya.
  2. Tetapkan Rapat online Evaluasi Mingguan dengan menjaga Fokus Mingguan Tim dimulai dari menyampaikan WIFLE (What I feel like ekspression) agar tim bisa mengungkapkan apa kebersyukuran dan tantangan baik pribadi data pekerjaan yang sedang dialami untuk bisa ditemukan solusinya, kemudian apa saja strategi yang sudah dilakukan dan bagaimana hasil nya serta pekerjaan apa dalam minggu ini harus diselesaikan. Hasil meeting bisa di simpan notulen nya bisa di notes atau di aplikasi google keep atau lainnya
  3. Semua teknis kordinasi dan kesepakatan yang sudah di bahas bersama sesuai value perusahaan dapat dibuatkan objektif dan KPI nya serta menjadi Rules of Game selama WFH.

Bagi bisnis yang tidak terkena dampak Covid-19, pastikan tetap menjaga dan meningkatkan imunitas diri dan tim serta bisnisnya.

Anda dapat meningkatkan imunitas bisnis dengan memiliki :

  1. Ide & strategi marketing efektif bagaimana meningkatkan omset bisnis 10x.
  2. Tim yang komitmen, sevisi dan senilai sehingga mereka memiliki teamwork yang solid.
  3. Cashflow yang sehat dan mengambil keputusan investasi untuk meningkatkan imunitas 1 & 2.

APA PEMBELAJARAN YANG BISA DIDAPATKAN DARI SITUASI SAAT INI TERHADAP BISNIS ANDA?

Bagaimana kondisi bisnis Anda saat ini? Mari kita evaluasi!! Silahkan hubungi saya melalui chat pada no WA : 081377226033 untuk mendapatkan kesempatan Business Diag gratis. Never stop learning!

Salam sukses, luar biasa!